IUJP PERTAMBANGAN

IUJP Pertambangan Tanpa Drama: Hemat Waktu, Tenaga, dan Biaya

IUJP Pertambangan atau Izin Usaha Jasa Pertambangan adalah izin resmi yang wajib dimiliki perusahaan yang ingin menyediakan jasa di sektor pertambangan. Baik itu jasa pengangkutan, pengolahan, pemurnian, konstruksi tambang, hingga reklamasi dan pascatambang — semua memerlukan IUJP. Tanpa izin ini, perusahaan tidak hanya berisiko terkena sanksi, tapi juga kehilangan kesempatan proyek besar.

Sayangnya, banyak perusahaan yang gagal atau terhambat mengurus IUJP karena prosedurnya cukup teknis dan melibatkan banyak detail administratif. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap, praktis, dan aman untuk mengurus IUJP pertambangan tanpa ribet, plus tips yang bisa langsung dipraktikkan.

Apa Itu IUJP Pertambangan?

IUJP Pertambangan atau Izin Usaha Jasa Pertambangan adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM atau Pemerintah Daerah (sesuai kewenangan) kepada perusahaan yang ingin menyediakan jasa di bidang pertambangan.
Jenis jasa ini mencakup:

  • Penggalian dan pengangkutan
  • Pengolahan dan pemurnian
  • Reklamasi dan pascatambang
  • Pekerjaan teknis tambang lainnya

IUJP menjadi syarat utama agar perusahaan bisa ikut tender, mendapatkan kontrak, atau bekerja sama dengan perusahaan tambang besar.


Mengapa IUJP Pertambangan Penting?

Memiliki IUJP bukan hanya soal memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga memberikan nilai tambah kompetitif bagi perusahaan. Beberapa alasannya:

  • Legalitas Penuh – Menghindarkan risiko sanksi dan penutupan usaha.
  • Akses ke Proyek Besar – Banyak proyek hanya menerima penyedia jasa ber-IUJP resmi.
  • Kepercayaan Klien – Meningkatkan reputasi dan profesionalisme.
  • Dukungan Perbankan – Memudahkan akses pendanaan karena status legal yang jelas.

Regulasi Terbaru IUJP Pertambangan

Berdasarkan PP No. 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, IUJP kini hanya dapat diajukan secara online melalui OSS RBA (Online Single Submission Risk-Based Approach).
Kewenangan penerbitan IUJP dibagi dua:

  • Pemerintah Pusat (Kementerian ESDM) untuk usaha lintas provinsi atau berskala besar.
  • Pemerintah Provinsi untuk usaha di wilayah satu provinsi.

Poin penting regulasi terbaru:

  1. IUJP berlaku 5 tahun dan dapat diperpanjang.
  2. Wajib memiliki KBLI yang relevan (misal 09900 – Jasa Pertambangan).
  3. Harus memiliki tenaga ahli bersertifikat sesuai bidang jasa.
  4. Wajib melaporkan kegiatan usaha secara berkala melalui sistem.

Proses Mengurus IUJP Pertambangan

Berikut gambaran umum tahapan pengurusan IUJP pertambangan:

1. Persiapan Dokumen

Sebelum mengajukan IUJP, pastikan dokumen perusahaan lengkap:

  • Akta Pendirian & Perubahan perusahaan sesuai bidang jasa pertambangan.
  • SK Kemenkumham (legalitas badan hukum).
  • NPWP dan NIB.
  • KBLI yang relevan di OSS.
  • Profil Perusahaan yang memuat pengalaman kerja dan portofolio.
  • Tenaga Teknis Bersertifikat (sertifikat kompetensi dari LSP atau BNSP).
  • Kontrak atau bukti pengalaman kerja (jika pernah mengerjakan proyek serupa).
  • Surat Pernyataan Kesanggupan Mematuhi Peraturan.

2. Pengajuan Melalui OSS RBA

  • Akses Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA)
  • Pilih kategori perizinan sektor pertambangan
  • Unggah seluruh dokumen persyaratan
  • Pastikan format dan ukuran file sesuai ketentuan sistem

3. Verifikasi dan Evaluasi

  • Pihak berwenang akan memeriksa kelengkapan dan kebenaran dokumen
  • Jika ada kekurangan, pemohon diminta melengkapi atau memperbaiki
  • Evaluasi teknis dilakukan untuk memastikan kualifikasi jasa

4. Penerbitan IUJP

  • Jika semua dokumen dan persyaratan memenuhi ketentuan, IUJP diterbitkan secara elektronik
  • IUJP berlaku selama periode tertentu (umumnya 5 tahun) dan dapat diperpanjang

Syarat Mengurus IUJP Pertambangan

Agar proses pengajuan tidak terhambat, pastikan perusahaan memenuhi:

  • Berbadan hukum Indonesia (PT atau PT PMDN).
  • Memiliki KBLI sesuai bidang jasa di NIB.
  • Tenaga ahli bersertifikat (sesuai jasa yang diajukan).
  • Modal disetor sesuai skala usaha.
  • Peralatan kerja atau bukti kerja sama sewa peralatan.

Langkah-Langkah Cepat Mengurus IUJP Pertambangan

IUJP PERTAMBANGAN

“Ilustrasi gambar diambil dari pixel”

1. Cek Legalitas Internal

Pastikan semua dokumen perusahaan up-to-date dan sesuai KBLI. Banyak perusahaan tertunda izinnya karena KBLI tidak sesuai dengan bidang usaha.

2. Buat Akun dan Ajukan di OSS RBA

  • Login ke oss.go.id
  • Pilih Perizinan Berusaha Sektor Pertambangan
  • Pilih subkategori jasa pertambangan yang sesuai
  • Lengkapi data dan unggah dokumen persyaratan

3. Verifikasi & Klarifikasi

Proses ini dilakukan oleh Dinas ESDM atau Kementerian ESDM. Jika dokumen kurang, mereka akan memberikan feedback untuk dilengkapi.

4. Pembayaran PNBP

Jika diperlukan (tergantung jenis jasa), lakukan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak.

5. IUJP Terbit

Setelah verifikasi lolos, IUJP akan diterbitkan secara elektronik. Simpan dan cetak untuk arsip.


Tips Mengurus IUJP Pertambangan Tanpa Ribet

1. Gunakan KBLI yang Tepat

Banyak pengajuan ditolak karena KBLI di NIB tidak sesuai dengan bidang jasa. Pastikan KBLI sesuai aturan terbaru ESDM.

2. Siapkan Tenaga Ahli Bersertifikat

Minimal memiliki 1–2 orang tenaga teknis bersertifikat sesuai jasa yang diajukan (misalnya sertifikasi K3 Tambang atau Ahli Pertambangan).

3. Lengkapi Portofolio Proyek

Lampirkan bukti pengalaman seperti kontrak, berita acara, atau foto proyek terdahulu untuk memperkuat penilaian.

4. Pastikan Dokumen dalam Format & Ukuran Benar

OSS RBA sering menolak unggahan jika format file salah (harus PDF) atau ukuran terlalu besar.

5. Gunakan Jasa Konsultan Berpengalaman

Konsultan seperti Buminidhi bisa membantu:

  • Memastikan semua dokumen sesuai
  • Mengurus proses di OSS tanpa bolak-balik revisi
  • Mempercepat penerbitan izin

Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari saat Mengurus IUJP Pertambangan

Mengurus IUJP tidak hanya soal mengunggah dokumen ke OSS, tetapi juga bagaimana memastikan semua persyaratan terpenuhi. Berikut beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan perusahaan:

  1. Tidak Memeriksa Regulasi Terbaru
    Banyak perusahaan masih mengacu pada aturan lama sehingga pengajuan ditolak. Pastikan selalu update ke Permen ESDM terbaru.
  2. KBLI Tidak Sinkron dengan Jenis Jasa
    Contoh: NIB berisi KBLI konstruksi umum, padahal yang diajukan adalah jasa pengangkutan tambang.
  3. Dokumen Legalitas Tidak Konsisten
    Alamat di akta, NPWP, dan NIB harus sama persis. Perbedaan kecil pun bisa jadi alasan penolakan.
  4. Tidak Memiliki Tenaga Ahli Tetap
    Menunjuk tenaga ahli freelance tanpa kontrak permanen sering dianggap tidak memenuhi kualifikasi.
  5. Tidak Menyertakan Bukti Peralatan atau Kerja Sama
    Padahal ini wajib untuk membuktikan kesiapan operasional.

Baca Juga : Mulai Usaha Emas Anda dengan Izin Tambang Emas Rakyat Resmi

Simulasi Alur Pengurusan IUJP yang Efisien

Berikut contoh strategi agar pengurusan IUJP bisa selesai hanya dalam 15 hari kerja:

Hari 1–5:

  • Audit legalitas perusahaan dan dokumen.
  • Update KBLI di NIB jika perlu.
  • Lengkapi sertifikat tenaga ahli.

Hari 6–8:

  • Registrasi di OSS RBA.
  • Input data perusahaan dan unggah dokumen.

Hari 9–12:

  • Tanggapi cepat permintaan klarifikasi dari ESDM.
  • Lengkapi atau revisi dokumen sesuai catatan pemeriksa.

Hari 13–15:

  • Lakukan pembayaran PNBP (jika dikenakan).
  • IUJP diterbitkan secara elektronik.

Perbandingan Mengurus Sendiri vs Menggunakan Konsultan

AspekMengurus SendiriMenggunakan Konsultan Buminidhi
Kecepatan ProsesBisa lama jika tidak paham prosedurCepat karena sudah paham alur dan regulasi
Risiko PenolakanTinggi jika dokumen tidak sesuaiRendah karena dokumen disiapkan sesuai aturan
Waktu yang DihabiskanBanyak, karena harus mempelajari prosedurHemat waktu, tinggal fokus ke bisnis
Biaya Tak TerdugaAda (ulang proses, revisi)Terkontrol sejak awal
Kepastian TerbitTidak pastiLebih terjamin

FAQ Seputar IUJP Pertambangan

1. Apakah IUJP diperlukan untuk semua jenis jasa pertambangan?
Ya, semua jasa yang terkait langsung atau tidak langsung dengan pertambangan mineral dan batubara wajib memiliki IUJP.

2. Berapa lama masa berlaku IUJP?
5 tahun dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis.

3. Apakah UMKM bisa mendapatkan IUJP?
Bisa, asalkan memenuhi syarat legalitas, KBLI, tenaga ahli, dan peralatan yang sesuai.

4. Apakah IUJP berlaku nasional?
Tergantung kewenangan penerbitannya. IUJP dari pemerintah pusat berlaku lintas provinsi, sedangkan dari provinsi hanya berlaku di wilayah tersebut.


Kesimpulan

IUJP Pertambangan adalah dokumen vital bagi perusahaan jasa tambang. Prosesnya bisa rumit jika dilakukan tanpa persiapan matang, namun bisa cepat dan aman jika menggunakan langkah yang tepat. Pastikan dokumen lengkap, KBLI sesuai, dan tenaga ahli bersertifikat agar proses lancar.
Untuk hasil terbaik dan tanpa ribet, percayakan pengurusan IUJP kepada konsultan berpengalaman seperti Buminidhi.


Call to Action

Ingin IUJP Pertambangan Anda terbit cepat, legal, dan tanpa ribet?
Hubungi Buminidhi sekarang untuk konsultasi gratis dan pendampingan penuh sampai izin terbit.
Telepon/WhatsApp: 081553037483
Website: https://buminidhi.com/

Buminidhi — Partner Terpercaya Legalitas Usaha Pertambangan Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *